The Mysterious Mr.Quin
Jadi ceritanya mulai senin kemaren, saya menjelajahi the notorius ABC
(American Book Centre, that is) demi mencari yang namanya...
eng ing eng...
Agatha Christie's The Mysterious Mr.Quin.
dan di ABC g ada. *nangis darah*
berjalan terseok2 ke Waterstone....tutup
*membasuh air mata*
Dengan tekad bulat, hari ini kembali ke Waterstone, demi satu buku itu.
Pulang dengan tangan kosong dan kaki yang lecet.
HWAAAAAA..I WANT THAT BOOK.
I WANT THAT GODDAMN BOOK.
okay, mungkin saya harus menjelaskan kenapa saya kepengen banget punya buku itu. Mind you, I do have the Indonesian copy. Oh yes, I do..
Tapi ada satu chapter, satu chapter di buku itu yang sama sekali gagal untuk dimengerti. Selama ini, Ive been trying to figure out, what is the meaning behind that story. And yes, I blame the ugly translation. Or probably not, I mean, I can't be sure before I obtain the english copy and read it.
Bukunya emang tipe2 collector, kalo bukan die hard Agatha Christie fan, mungkin g bakal ada yang tau.
Tadinya sempat tergoda buat mensubtitusi Mr.Quin sama Parker Pyne.
Tapi tetep ajaaaaa..............
Ogah!
atau ganti sama And Then There Were None, ya?
Wah And Then There Were None itu bener2 buku yang saya praise dari Agatha Christie.
It'll always tattoo-ed in my memory.
Hiyy......
Anyway, ill ran a check against eBay. Kali ajaaa ada yang murah,
sekalian beli Parker Pyne ahhh
and and and........
kok jadi balik demam Agatha Christie ya?
:S
